1

Melihat dan memperhatikan perkembangan wabah Virus Covid-19 diwilayah Provinsi Kalimantan Tengah pada umumnya dan wilayah kabupaten Barito Timur secara khusus, maka SMK Negeri 2 Tamiang Layang dalam tahun pembelajaran 2021/ 2022 akan menetapkan pembelajaran dari rumah secara Online sinkronus melalui aplikasi vedio konferensi dan juga Online Asinkronus melalui platform pembelajaran yang telah disedikan oleh sekolah dan dinas pendidikan di antaranya https://maharati.smkn2tamianglayang.net/ dan https://elearning.disdik.kalteng.go.id

Hal ini dipilih sebagai tindak lanjuti dari Instruksi Gubernur Kalimantan Tengah nomor 180.17/109/2021 tertanggal 5 Juli 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masarakat Berbasis Mikro, juga Surat Edaran Gubernur Kalimantan Tengah nomor 895.5/ 2412/ 2021 tertanggal 6 Julki 2021 tentang Penundaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas serta surat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah nomor 421/ 2413 /Disdik/VII/2021 tertanggal 8 Juli 2021 tentang Penundaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas Tahun Pelajaran 2021/2022.

Dalam surat tersebut di sampaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas pada satuan pendidikan Tahun Pelajaran 2021/2022 yang dimulai tanggal 12 Juli 2021 untuk sementara waktu ditunda selama 2 (dua) minggu ke depan (Tanggal 12 – 24 Juli 2021) dan akan ditinjau kembali dengan memperhatikan status Zonasi wilayah penyebaran covid-19;
  2. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan Belajar Dari Rumah (BDR) atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ);
  3. Guru dan peserta didik dapat memanfaatkan layanan belajar berbasis daring dengan metode kelas maya (virtual Class) yang dapat diakses secara online dengan gratis pada alamat elearning.kalteng.go.id, rumahbelajar.kemdikbud.go.id, belajar.id atau situs pembelajaran virtual lainnya yang memungkinkan;
  4. Satuan pendidikan membuat laporan pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara online pada alamat https://disdik.kalteng.go.id/laporpjj;
  5. Bahwa keselamatan dan kesehatan warga masyarakat menjadi hal yang utama.

Menindaklanjuti hal tersebut diperlukan sinergi seluruh komponen pendidikan yaitu sekolah (Guru dan Tenaga Kependidikan), Siswa dan Orang Tua/ Wali siswa dalam menyikapi dan menyiapkan moda pembelajaran daring/online ini. Di antaranya sekolah menyiapkan prasarana pembelajaran berupa aplikasi vedio konferensi, Guru menyiapkan materi pembelajaran yang efektif dan efesien, siswa dan Orang Tua/ Wali menyiapkan perangkat pembelajaran darin/online baik smartphone dan atau laptop/ PC serta kuota internet.

#SERENTAKBERGERAK_BERKAHBERDAMPAK

MPLS

Setiap jenjang pendidikan memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan jenjang pendidikan sebelumnya, kekhususan ini merupakan hal yang wajar dan memang harus dilalui. Hal tersebut dikarenakan adanya perbedaan cara-cara penyampaian bahan pembelajaran dan materi pendidikan yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan pertumbuhan fisik dan mental psikologis peserta didik.

Adanya ciri khusus pada setiap jenjang pendidikan menyebabkan beberapa kebiasaan belajar yang dikembangkan pada jenjang sebelumnya perlu disempurnakan dan diubah dengan cara belajar yang baru yaitu pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan sesuai perkembangan fisik dan mental psikologis peserta didik.

Berkenaan hal tersebut, maka penyelenggaraan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) perlu dilaksanakan dalam rangka memberikan pengenalan mengenai lingkungan sekolah yang menjadi pilihannya untuk menuntut ilmu, sekaligus sebagai upaya mengenalkan peserta didik baru dengan lingkungan barunya.

Pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru ini dilaksanakan untuk mendukung proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional, bahwa dalam pelaksanaaan pengenalan lingkungan sekolah bagi siwa baru perlu dilakukan kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan. Kegiatan Masa Orientasi Peserta didik Baru di Sekolah yang dahulu pernah dijalankan dan sesuai Permendikbud nomor 55 tahun 2014 pelaksanaannya belum dapat secara optimal mencegah terjadinya perpoloncoan dalam pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah.

Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Peserta didik Baru adalah kegiatan pertama yang dilakukan oleh Peserta didik ketika masuk sekolah untuk pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur sekolah. Sekolah yang dimaksud adalah satuan pendidikan formal yang diselenggarakan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan Masyarakat dalam bentuk sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah mengengah atas, sekolah menengah kejuruan, sekolah pada jalur pendidikan khusus, termasuk satuan pendidikan kerja sama.

Tujuan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru :

  1. Mengenali potensi diri peserta didik baru;
  2. membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah;
  3. menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara elajar efektif sebagai peserta didik baru;
  4. mengembangkan interaksi positif antar peserta didik dan warga sekolah lainnya;
  5. menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisiplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan peserta didik yang memilki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong.

SMK Negeri 2 Tamiang Layang dalam tahun pembelajaran 2021-2022 ini juga melaksanakan MPLS sebagai bagian rangkaian kegiatan PPDB. Kegiatan ini direncanakan dilaksanakan selama 3 hari yaitu pada tanggal 12 s.d 14 Juli 2021 dengan menggunakan 2 Moda yaitu moda tatap muka dan moda daring mengingat zona merah di Kabupaten Barito Timur.

Sebelum pelaksanaan pada hari H-nya di adakan kegiatan persiapan dan pembagian kelompok antara daring dan tatap muka terbatas dengan protokol kesehatan ketat yang dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2021 secara bergiliran dan bershift

Sedangkan materi kegiatan adalah pengenalan struktur kurikulum Nasional dan Kejuruan dan cara belajar yang efektif, pengenalan warga dan fasilitas sekolah, Sosialisasi PTM terbatas dan Pencegahan penyebaran Virus Covid-19, Wawasan Kebangsaan dan Kepramukaan, Kesiswaan dan Tata Tertib serta kegiatan eskul-eskul yang dimilki oleh sekolah.

MAS NADM

Hari ini Senin 1 Maret 2021 Mas Menteri Nadiem Anwar Makarim kembali melaksanakan konferensi pers/ pengumuman resmi terkait dengan perpanjangan bantuan kuota data internet untuk pembelajaran dimasa pandemi. Pada paparannya Mas Mentri menyampaikan besaran kuota yang akan di terima oleh siswa dan mahasiswa serta Guru dan Dosen sebagai berikut:

Kuota

Paket-paket tersebut adalah untuk kuota reguler dan dapat digunakan mengakses semua laman-laman internet terkecuali yang sudah diblock antara lain

  1. situs yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta
  2. Twitter
  3. Instagram
  4. Facebook, dan
  5. Tiktok

Daftar situs dan aplikasi yang dikecualikan di atas dapat bertambah sewaktu-waktu.

 

 

LKP BROSUR

Bulan puasa ramadhan pada tahun 2021 jatuh pada tanggal 13 April 2021, selama masa libur puasa aktivitas sekolah diliburkan dari tanggal 13 April 2021 sampai dengan tanggal 14 Mei 2021 dan dilanjutkan dengan cuti bersama 17 sampai dengan 19 Mei 2021 dan masuk kembali pada tanggal 20 Mei 2021.

Hal ini sesuai dengan surat edaran Kepala Dinas Pendidikkan Provinsi Kalimantan Tengah nomor 421/ 971/ Disdik/ IV/ 2021 tertanggal 9 April 2021 tentang Pelaksanaan Libur Khusus Puasa (LKP) dengan Pemberian Pendidikan Karakter dan Tugas Akademik di Masa Pandemi Covid-19 dan ditindaklanjuti dengan surat edaran Kepala SMK Negeri 2 Tamiang Layang nomor 421.2/ 14.13.101/40089 / KS/ SMKN2TL/ IV/ 2021 tertanggal 9 April 2021.

Ada beberapa penekanan yang disampaikan dalam kedua surat tersebut yaitu:

  1. Libur Khusus Puasa di mulai tanggal 13 April 2021 sd 14 Mei 2021 dan dilanjutkan cuti bersama pada tanggal 17 s.d 19 Mei 2021 (cuti bersama bila ada revisi dari Disdik Prov. Kalteng maka akan segera di informasikan).
  2. Tanggal 20 Mei 2021 aktif melaksanakan Pembelajaran dengan moda yang akan disesuiakan dengan perkembangan pandemi bagi kelas X dan XI.
  3. Selama Libur Khusus Puasa, masing-masing Guru Mata Pelajaran tetap memberikan penugasan akademik kepada siswa-siswi kelas X dan XI dari rumah menggunakan moda daring asinkronus melalui eLearning SIBAJAKAH, GCR dan atau WAG, minimal 1 minggu 1 Kompetensi Dasar, dan atau menyesuaikan tingkat kesulitan materi dan pemetaan KI/KD yang sudah ditetapkan dan semua penugasan maksimal diselesaiakn dikumpulkan pada tanggal 20 Mei 2021 dan diberikan umpan balik/ penilaian.
  4. Bagi kelas XII materi pembelajaran selama Libur Khusus Puasa, di arahkan pada latihan penyelesaian soal UKK yang telah disepakati oleh penguji Internal dan Eksternal.
  5. Materi PPK sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing dikoordinir oleh masing-masing Guru Pendidikan Agama dan dijadwalkan khusus pada setiap hari Jum`at pagi (tgl 16, 23 dan 30 April 2021) secara daring via zoom meeting sekolah dan di ikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas X, XI dan XII. (materi PPK sebagaimana terlampir dalam SE)
  6. Guru mata pelajaran yang akan menggunakan vasilitas zoom meeting sekolah untuk memberikan penjelasan materi pembelajaran agar dapat melapor kepada operator untuk dibuatkan jadwal dan roomnya.
  7. Selama Libur Khusus Puasa masing-masing Guru menyelesaikan administrasi pembelajaran dan administrasi lainnya baik disekolah dan atau dirumah masing-masing terutama penialian Semester VI dan US bagi kelas XII
  8. Absensi Kepegawain selama Libur Khusus Puasa tetap dilaksanakan secara Daring pada link yang akan di bagikan pada tanggal 15, 16, 19, 20, 21, 22, 23, 26, 27, 28, 29, 30 April 2021 dan 3, 4, 5, 6, 7, 10, 11 Mei 2021;
  9. Berkaitan dengan beberapa agenda yang sudah direncanakan untuk kelas XI dan XII maka disampaikan sebagai berikut:

SE LPK

Untuk itu agar rangkaian kegiatan ini bisa berlangsung dengan lancar dan mencapai hasil yang maksimal, maka diperlukan kerjasama seluruh komponen pendidikan yaitu GTK, siswa dan Orangtua/ wali siswa. Terlebih pada masa pandemi yang mana prosentase tanggungjawab pengawasan pendidikan sangat besar di ranah orangtua dan atau keluarga.

Unduh surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Disini

Halaman 1 dari 9

Hak Cipta © 2021 SMKN 2 Tamiang Layang Kab. Barito Timur - Prov. Kalimantan Tengah