BIMTEK MKKS SMK KALTENG

Dalam rangka peningkatan kompetensi Kepala Sekolah SMA/ SMK dan SLB dalam memahami dan melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Sekolah sebagai Manajer disetiap sekolahnya masing-masing maka Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis khusus bagi pengurus MKKS masing-masing  dari 13 Kabupaten dan 1 Kota. Dalam sambutannya Bapak Kepala Dinas Pendidikan mengharapkan seluruh kepala sekolah memiliki komptensi dan pemahaman yang sama terhadap tugas pokok dan fungsinya sesuai dengan apa yang telah digariskan oleh PERMENDIKBUD Nomor 6 tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebgai Kepala Sekolah.

Dalam kegiatan ini nara sumber yang menyampaikan adalah narasumber dari Pengawas Pendidikan Provinsi Kalimatan Tengah yaitu  Bapak I Wayan Sarman, M.Pd, Bapak Drs. Harmistayadi, M. Si dan Bapak Anwar Sadad, M. Pd. Materi yang disampaikan adalah:

  1. Kompetensi Guru dan Kepala Sekolah
  2. Tugas Manajerial Kepala Sekolah
  3. Pengembangan Kewirausahaan Sekolah
  4. Supervisi Guru dan Tenaga Kependidikan
  5. Penilaian Kinerja Guru dan Kepala Sekolah
  6. Penilaian Prestasi Kerja Guru dan Kepala Sekolah

Metode yang diterapkan dalam kegiatan  Bimbingan Teknis ini adalah dengan sistem Paparan Materi oleh narasumber, Forum Group Discussion (FGD) dan presentasi hasil FGD.

HGN 2018 FINAL

25 Nopember 2018 adalah hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia yang ke 73 dan sekaligus Hari Guru Nasional tahun 2018. SMK Negeri 2 Tamiang Layang melaksanakan peringatan HUT PGRI dan HGN dalam upacara bendera yang dilaksanakan pada senin tanggal 26 Nopember 2018 dengan dihadiri seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan serta Siswa-siswi SMK Negeri 2 Tamiang Layang dengan petugas Upacara dari unsur Guru.

Dalam upacara tersebut disampaikan Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Rebuplik Indonesia yang dibacakan oleh Kepala SMK Negeri 2 Tamiang Layang yang menjadi Pembina pada upacara tersebut. Dalam sambutannya Mentri  Pendidikan dan Kebudayaan Rebuplik Indonesia menyampaikan ucapan selamat dan terimakasih kepada Guru dan Tenaga Pendidikan sebagai garda terdepan didalam mencerdaskan generasi bangsa.

Selain itu juga tantangan dunia pendidikan menghadapi revolusi industri 4.0 tidaklah semakin ringan, untuk itu Guru diharapkan terus membina diri baik secara mandiri melalui kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) melalui kegiatan MGMP dan MKKS. Revolusi industri keempat yang sudah merambah ke semua sektor harus disikapi dengan arif karena telah mengubah peradaban manusia secara fundamental. Untuk itu, diperlukan guru yang profesional; guru yang mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang supercepat tersebut untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar pada setiap satuan pendidikan dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dengan kompetensi global.

Akan tetapi, walaupun teknologi informasi berkembang demikian cepat dan sumber-sumber belajar begitu mudah diperoleh, peran guru sebagai pendidik tidak tergantikan oleh kemajuan teknologi tersebut. Tugas utama guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi setiap peserta didik. Oleh sebab itu, profesi guru sangat lekat dengan integritas dan kepribadian; guru tidak hanya bertugas untuk mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didiknya. Tugas guru sebagai pendidik adalah menanamkan nilai-nilai dasar pengembangan karakter peserta didik dalam kehidupannya, termasuk dalam pemanfaatan kemajuan teknologi informasi secara bijak serta sebagai inspirator bagi anak didiknya.

Selanjutnya, dalam rangka perluasan akses, pemerataan mutu, dan percepatan terwujudnya guru profesional, pada tahun yang akan datang Kemendikbud akan menerapkan Kebijakan Sistem Zonasi. Kebijakan Sistem Zonasi diharapkan akan mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh tanah air Sistem zonasi tersebut diharapkan akan memudahkan penanganan dan pengelolaan guru, mulai dari distribusi, peningkatan kompetensi, pengembangan karir, dan penyaluran bantuan penyelenggaraan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah.

Setidaknya, terdapat tiga ciri guru profesional yang harus dimiliki oleh para guru. Pertama, guru profesional adalah guru yang telah memenuhi kompetensi dan keahlian inti sebagai pendidik. Perubahan zaman mendorong guru agar dapat menghadirkan pembelajaran abad XXI, yaitu menyiapkan peserta didik untuk memiliki keterampilan berpikir kritis, kreatif, inovatif, komunikatif, dan mampu berkolaborasi. Hal tersebut tentu tidak akan dapat diwujudkan jika para guru berhenti belajar dan mengembangkan diri.

Kedua, seorang guru yang profesional hendaknya mampu membangun kesejawatan. Bersama rekan-rekan sejawat, guru terus belajar, mengembangkan diri, dan meningkatkan kecakapan untuk mengikuti laju perubahan zaman. Bersama teman sejawatnya pula guru terus merawat muruah dan menguatkan posisi profesinya. Jiwa korsa guru harus senantiasa dipupuk agar dapat saling membantu dan mengontrol satu sama lain.

Ketiga, seorang guru yang profesional hendaknya mampu merawat jiwa sosialnya. Para guru Indonesia adalah para pejuang pendidikan yang sesungguhnya, yang menjalankan peran, tugas, dan tanggung jawab mulia sebagai panggilan jiwa. Dengan segala tantangan dan hambatan, para guru Indonesia berada di garda terdepan dalam pencerdasan kehidupan bangsa.

DIRGAHAYU GURU DAN DIRGAHAYU PGRI KE 73

PKS

Tribratanews.kalteng.polri.go.id – Polres Bartim – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bartim, melaksanakan Kegiatan Pengukuhan PKS (Patroli Keamanan Sekolah). Kegiatan PKS ini merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang bergerak di bidang lantas khususnya penyeberangan umum. Kegiatan ini, merupakan kegiatan ekstrakurikuler di SMKN 2 Tamiang Layang Kab. Bartim, Rabu (07/11/2018) pukul 06.30 WIB.

Kasat Lantas Iptu H. Sugeng, SE melalui KBO Lantas Aiptu Purwono mengatakan disela Kegiatan Ops Zebra Telabang 2018 yang masih berlangsung kami mengukuhkan sebanyak 16 anggota PKS Siswa-Siswi SMKN 2 Tamiang Layang untuk dilatih menjadi seperti “polisi sekolah”. Tidak hanya itu banyak sekali pengetahuan yang didapat oleh seorang PKS Mereka dilatih Baris berbaris, kedisiplinan, kekompakan, terutama gerakan-gerakan pengaturan lalu lintas, yang biasanya diterapkan di lingkungan sekolah. Dan tugas terpentingnya adalah menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.

PKS 2018

 

“Ada beberapa syarat-syarat yang perlu dimiliki oleh anggota PKS yaitu sukarela, berbadan sehat, berjiwa pemimpin, dapat dipercaya, disiplin yang tinggi, tegas dan ramah dalam tindakan, memiliki rasa tanggung jawab, dan pandai baris-berbaris” imbaunya. (rs & ns/sam)

Halaman 3 dari 3

Hak Cipta © 2019 SMKN 2 Tamiang Layang Kab. Barito Timur - Prov. Kalimantan Tengah