Pembelajaran Jarak Jauh SMKN 2 Tamiang Layang

5 1 1 1 1 1 Rating 5.00 (3 Votes)

Pandemi Covid-19 telah merubah tatanan kehidupan kita. Tidak terlewat pula pada ranah pendidikan. Sekolah-sekolah pada zona non hijau dilarang untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka secara langsung dikelas. terkecuali untuk beberapa mata pelajaran yang menuntut unjuk kerja (praktik) pada laboratorium atau yang memerlukan peralatan yang spesifik yang hanya terdapat di ruang praktik siswa khusus jenjang SMK.

Hal ini senada dengan SK Bersama 4 Kementrian yang mengatur tata cara bersekolah dimasa pandemi covid-19 serta peraturan turunan yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah baik Provinsi mauun Kabupaten sesuai dengan rekomendasi Gugus Tugas Percepatan penanggulangan penyebaran covid-19 setempat.

SMK Negeri 2 Tamiang Layang sebagai salah satu dari sekian lembaga pendidikan yang berada di wilayah Kabupaten Barito Timur pun menerapkan anjuran PJJ dan BDR. Kegiatan ini dimulai semenjak tanggal 13 Juli 2020 dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah secara Daring baik secara Sinkronus dan Asinkronus maupun dengan tatap muka terbatas. Kemudian dilanjutkan dengan Pembelajaran Jarak Jauh dari rumah pada tanggal 16 Juli 2020.

11

 

Dalam Pembelajaran Jarak Jauh dari rumah SMK Negeri 2 Tamiang Layang mengusung visi "MENGGALI KEBAIKAN DAN POTENSI DIRI DARI RUMAH". Sedangkan moda dan metode yang di gunakan adalah Blended, yang terdiri dari Daring  (Synchronous Online Courses) yang bertujuan untuk perkenalan dan memastikan kehadiran siswa-siswi dan Guru dan memberikan penjelasan awal tentang materi dan pola belajar yang diterapkan. Media yang digunakan adalah Zoom Meeting yang dikelola sedemikan rupa. Alternatif berikutnya adalah (Asynchronous Online Courses) yang digunakan untuk memberikan penugasan-penugasan dengan media Whatsapps Groups, Googleclassroom, Moodle dan LMS ataupun SMS lainnya.

1

Selama 1 pekan berjalan secara umum berjalan dengan baik dan lancar dengan ditandai prosentase kehadiran siswa secara daring tatap maya lebih dari 85%. Namun demikian masih ada kendala yang dihadapi baik dari sisi Guru dan juga dari sisi siswa. Karena suatu hal yang baru tentunya memerlukan adaptasi. Pada sisi siswa masih ada 15% yang belum bisa hadir (joint) secara mandiri karena keterbatasan peralatan yang dimiliki dan juga paket data serta geografis yang belum semuanya mendapatkan jaringan internet yang stabil. Hal ini diatasi oleh pihak sekolah dengan membagikan rekaman pembelajaran kepada siswa-siswi secara Asynchronous Online Courses, artinya mereka dapat memutar ulang materi setelah mengunduhnya dari media berbagi yang dimiliki oleh sekolah.

PJJ (pembelajaran jarak jauh) saat ini adalah keniscayaan yang tidak bisa kita hindari, maka dituntut semua pihak (sekolah, Guru, Siswa dan Orangtua/ Wali siswa) untuk saling mendukung, memotivasi dan bergerak bersama satu arah kedepan untuk mewujudkan tujuan pembelajaran yang telah digariskan.

Hak Cipta © 2020 SMKN 2 Tamiang Layang Kab. Barito Timur - Prov. Kalimantan Tengah